Monday, August 13, 2012

Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet


Jakarta: Bergaul atau bersosialisasi di dunia maya bisa membuat penggunanya merasa cemas. Mereka yang berani juga biasanya menyampaikan opini-opini yang mayoritas. Penduduk Indonesia termasuk yang cukup cemas dengan kehidupan sosial mereka di dunia maya.
"Indonesia sebesar 29 persen dari hasil survei menyatakan cukup cemas pada kehidupan sosial di dunia maya dapat merusak kesan dan anggapan atasan atau calon pimpinan terhadap seorang karyawan," ujar Managing Director Ipsos di Indonesia, Iwan Murty, dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (10/8),Survei the Global @dvisor Wave 29 dan 31 pada 2012 dilakukan terhadap responden yang belum dan sudah menikah.

Di Afrika Selatan mencapai 63 persen, Kanada 62 persen, dan Rusia 59 persen adalah negara yang penduduknya tidak cemas terhadap apa yang akan dilihat orang lain pada kehidupan sosialnya di dunia maya.

Sebaliknya, Hong Kong sebesar 21 persen, Jepang 22 persen dan Arab Saudi 22 persen merupakan negara-negara dengan penduduk yang paling cemas terhadap apa yang akan dilihat pada kehidupan sosialnya dapat mempengaruhi kesan atasan atau calon pimpinan kerja terhadap dirinya.Ia menambahkan, hasil survei yang menarik adalah temuan tentang orang-orang yang berani menyampaikan opini-opini mereka meskipun kontroversial dibandingkan dengan orang-orang yang memilih untuk menjadi tidak berbeda dengan mayoritas.

Indonesia merupakan negara yang penduduknya paling banyak memilih untuk mengikuti suara mayoritas dibandingkan menjadi yang berbeda dengan angka survei sebesar 93 persen diikuti Brasil sebesar 84 persen dan Jepang sebesar 81 persen.Sebaliknya Italia sebesar 28 persen dari hasil survei terlihat bahwa penduduknya paling banyak memilih untuk mengekspresikan opininya tanpa mempertimbangkan apakah akan menjadi kontroversial yaitu Arab Saudi 38 persen dan Rusia 41 persen.

Jejaring sosial di dunia maya juga memberikan dampak terhadap perilaku seseorang dalam membeli barang. Secara keseluruhan, hampir satu dari empat orang akan membeli barang dengan merek tertentu karena temannya suka atau mengikuti merek barang tersebut pada jejaring sosial di dunia maya.

Cina merupakan negara yang berada diperingkat pertama dengan hasil survei sebesar 54 persen penduduknya paling banyak membeli barang karena opini temannya. Disusul dengan India 44 persen, Turki 39 persen, dan Indonesia 39 persen .Sebaliknya, Hongaria sebesar lima persen, Jepang enam persen dan Jerman sembilan persen berdasarkan hasil survei didapat bahwa penduduknya tidak terpengaruh dengan opini temannya di jejaring sosial dunia maya dalam pertimbangan membeli barang.

Bagi Indonesia, segmen orang berpendapatan tinggi 50 persen, pemilik usaha 58 persen dan yang mempunyai jabatan tinggi 52 persen sangat memperhitungkan opini teman-temannya dalam membeli barang.

sumber: Liputan6.com

Search keyword : Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet
                               Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet
                               Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet
                               Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet
                               Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet
                               Penduduk Indonesia Cemas Gaul di Internet

0 comments: